9/20/2012

Harapan

Ada satu ketika, pada waktu petang, aku dan seorang member kamceng aku ni duduk di atas sebuah bukit tinggi belakang apartment kami menyewa. Entah apa punya angin waktu tu, dia boleh bertanya apa benda yang paling aku harap dapat terjadi dalam kehidupan aku. Sedangkan, pada waktu itu, mata kami berdua terarah pada gadis-gadis sunti yang bermain badminton di bawah bukit. 

"Sebelum kau matilah kan, apa perkara yang kau betul-betul harap akan jadi dalam life kau ha?" tanyanya.
"Kau?" aku tanya dia semula.
"Aku...aku harap, ada satu saat tu masa aku bangun pagi, satu dunia blackout. Dan orang-orang kaya dalam dunia ni semua mati." jawabnya dengan yakin. "Kau?"
"Aku...aku harap aku ada dapat buat satu buku cerita. Macam buku novel."
"Huh! Pelik harapan kau ni."

 Pada waktu itu, sebuah kapal terbang kelihatan melintas di atas kami. 

"Anggap saja itu shooting star." kata aku dan member aku tu berdiri menjerit ke arah kapal terbang yang melintas macam orang gila. Gadis-gadis sunti di bawah melihat kami berdua di atas bukit. Aku lambai tangan pada mereka.


1 ulasan:

outbound malang berkata...

Nice blog :)
salam kenal sobat :)
bagi - bagi motivasi
semoga bisa jadi semangat
Hal mudah akan terasa sulit jika yg pertama dipikirkan adalah kata SULIT.Yakinlah bahwa kita memiliki kemampuan dan kekuatan.
ditunggu kunjungan baliknya yaa :) terima kasih ....